![]() |
| KEBAKARAN HANGUSKAN 7 UNIT TOKO/KIOS MILIK WARGA DI SIMPANG TIGA KODIM 1614 DOMPU |
Revolution Dompu. – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Simpang Tiga Kodim 1614 Dompu, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 17.10 WITA.
Peristiwa tersebut menghanguskan tujuh unit bangunan toko/kios milik masyarakat dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi mata, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang dapur salah satu toko/kios nomor 4.
Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik yang kemudian menyebabkan kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lainnya.
Saksi bernama Fadlin menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang panas serta tiupan angin yang cukup kencang membuat api sulit dikendalikan.
Selain itu, sebagian besar bangunan toko/kios di lokasi kejadian masih menggunakan material berbahan kayu sehingga mempercepat penyebaran api ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Adapun tujuh pemilik toko/kios yang terdampak kebakaran tersebut, yakni:
Evi (30), wiraswasta, warga Lingkungan Jado, Kelurahan Dorotangga.
Mamanue (52), wiraswasta, warga Lingkungan Dorotangga.
Salehudin (57), PNS, warga Lingkungan Jado, Kelurahan Dorotangga.
Joko (48), wiraswasta, warga Lingkungan Bali Timur.
Bahmi (43), wiraswasta, warga Lingkungan Jado, Kelurahan Dorotangga.
Julkarnaen (40), wiraswasta, warga Lingkungan Jado, Kelurahan Dorotangga.
Heriansyah (36), Honorer PW, warga Dusun O'o, Desa O'o.
Sekitar pukul 17.20 WITA, satu unit mobil Water Cannon Polres Dompu tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Tidak lama kemudian, dua unit mobil Pemadam Kebakaran juga tiba di tempat kejadian untuk membantu memadamkan api.
Kapolsek Dompu, IPDA Sarbani, menerima informasi dari masyarakat mengenai kebakaran tersebut sekitar pukul 17.50 WITA.
Setelah menerima laporan, Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Dorotangga dan anggota piket Polsek Dompu segera menuju lokasi guna melakukan pengamanan dan membantu penanganan kejadian.
Berkat kerja sama petugas pemadam kebakaran, personel kepolisian, serta masyarakat setempat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.20 WITA.
Namun, seluruh bangunan toko/kios yang berada di lokasi kejadian telah hangus terbakar.
Akibat kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Meski demikian, para pemilik kios mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah).
Berdasarkan hasil analisa dan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting arus listrik pada salah satu toko/kios yang kemudian merambat ke bangunan lainnya di sekitar lokasi.
Pihak berwenang pun masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.(RV.01)
