ANGIN KENCANG ROBOHKAN POHON DAN RUSAK SEJUMLAH BANGUNAN DI DOMPU -->

Header Menu

ANGIN KENCANG ROBOHKAN POHON DAN RUSAK SEJUMLAH BANGUNAN DI DOMPU

Jumat, 03 April 2026


ANGIN KENCANG ROBOHKAN POHON DAN RUSAK SEJUMLAH BANGUNAN DI DOMPU


Revolution Dompu. – Hujan deras  disertai angin kencang melanda wilayah Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat sore (3/4/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan pohon tumbang serta merusak sejumlah bangunan milik warga.


Kejadian dilaporkan terjadi di kawasan Cabang Kodim Dompu, tepatnya di Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu. Sebuah pohon berukuran besar roboh dan melintang di badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar lokasi.



Sejumlah pengendara terlihat memperlambat laju kendaraan saat melintas. 


Warga setempat juga bergotong royong membersihkan ranting dan batang pohon agar jalan dapat kembali dilalui.


“Iya, sekarang sudah bisa dilalui pengguna jalan,” ujar salah satu warga di lokasi, Jumat (3/4/2026).



Meski arus lalu lintas mulai berangsur normal, kondisi di sekitar lokasi masih dipenuhi sisa daun dan dahan akibat tumbangnya pohon.


Selain itu, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan warga.


 Berdasarkan pantauan di lapangan, sebuah rumah permanen milik warga yang dikenal dengan sapaan Om Deon di RT 03 Kelurahan Dorotangga mengalami kerusakan cukup parah setelah atap bangunan terangkat akibat terjangan angin. 


Kerusakan serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa RT lainnya di wilayah tersebut.


Insiden ini turut berdampak pada jaringan listrik yang sempat mengalami pemadaman di jalur terdampak. 


Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Dompu dapat segera turun tangan untuk memberikan bantuan serta penanganan terhadap dampak bencana tersebut.


Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, terutama saat cuaca buruk, mengingat potensi pohon tumbang dan kerusakan lainnya masih dapat terjadi sewaktu-waktu.


Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah setempat masih melakukan proses pendataan serta penanganan lanjutan terkait kejadian tersebut.

(RV. YS)