![]() |
| Nadira Ramayanti bantah Isu Kedekatan dengan Bupati Dompu |
Revolution Dompu. – Nadira Ramayanti akhirnya angkat bicara terkait isu yang beredar di media sosial mengenai kedekatannya dengan Bupati Dompu. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui press release yang diterima sejumlah media dan disebarkan melalui pesan WhatsApp oleh Abdullah, SH., MH.
Dalam pernyataannya, Nadira menjelaskan bahwa berbagai informasi yang beredar telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat sehingga ia merasa perlu memberikan penjelasan secara terbuka.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini dirinya sedang menjalani proses perceraian dengan suaminya melalui Pengadilan Agama Mataram. Sejak sekitar November 2025, keduanya sudah hidup terpisah dan tidak lagi tinggal serumah.
Menurut Nadira, persoalan tersebut merupakan masalah rumah tangga pribadi yang tengah diselesaikan melalui jalur hukum. Ia berharap semua pihak dapat menghormati proses tersebut tanpa mengaitkannya dengan berbagai spekulasi yang berkembang.
Terkait isu kedekatannya dengan Bupati Dompu, Nadira mengakui bahwa pada Februari 2026 dirinya sempat melakukan komunikasi secara terbatas melalui media elektronik dengan salah satu tim Bupati Dompu yang kemudian berlanjut melalui WhatsApp.
Komunikasi tersebut, menurutnya, berkaitan dengan penyampaian sejumlah pandangan terkait dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
“Hal tersebut saya sampaikan sebagai bagian dari komunikasi yang wajar antara masyarakat dengan kepala daerah dan tidak memiliki maksud ataupun tujuan lain di luar itu,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.
Nadira juga menjelaskan bahwa komunikasi yang kemudian terjadi dengan Bupati Dompu melalui WhatsApp hanya sebatas penyampaian beberapa hal yang menurutnya perlu disampaikan sebagai warga masyarakat.masyarakat
Ia menegaskan bahwa komunikasi tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menjelekkan ataupun merugikan pihak manapun.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebelum komunikasi tersebut terjadi, dirinya tidak memiliki hubungan kedekatan maupun hubungan pribadi dengan Bupati Dompu.
Ia juga membantah berbagai tuduhan yang menyebut adanya hubungan khusus atau rencana pertemuan pribadi antara dirinya dengan kepala daerah tersebut.
“Informasi yang menyebutkan adanya hubungan pribadi maupun hubungan khusus antara saya dengan Bapak Bupati Dompu adalah tidak benar dan tidak pernah terjadi,” tegasnya.
Terkait beredarnya potongan percakapan di media sosial, Nadira menilai informasi tersebut tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan kemungkinan merupakan informasi yang tidak utuh sehingga menimbulkan penafsiran yang keliru.
Ia juga menyayangkan berbagai narasi yang berkembang di media sosial karena dinilai sangat merugikan dirinya secara pribadi sebagai seorang perempuan serta berdampak pada keluarganya.
Melalui klarifikasi ini, Nadira berharap masyarakat dapat memperoleh penjelasan yang sebenarnya serta lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Klarifikasi tersebut disampaikan lewat WhatsApp salah satu pengacara Kondang yakni Abdullah, SH, MH. Dompu pada 11 Maret 2026 dan ditutup dengan penegasan kembali bahwa tidak pernah ada hubungan pribadi maupun hubungan khusus antara dirinya dengan Bupati Dompu sebagaimana yang dituduhkan oleh sejumlah pihak. (RV.01)
