MBG Dorotangga Dompu: Komitmen Nyata Yayasan Nusa Tenggara Membangun Hadirkan Gizi untuk Generasi Masa Depan -->

Header Menu

MBG Dorotangga Dompu: Komitmen Nyata Yayasan Nusa Tenggara Membangun Hadirkan Gizi untuk Generasi Masa Depan

Jumat, 06 Maret 2026

MBG Dorotangga Dompu: Komitmen Nyata Yayasan Nusa Tenggara Membangun Hadirkan Gizi untuk Generasi Masa Depan



Revolution Dompu.– Upaya membangun generasi sehat dan berkualitas terus diwujudkan melalui Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. 


Program ini menjadi langkah nyata dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup guna menunjang tumbuh kembang serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.


Program MBG ini dilaksanakan oleh Yayasan Nusa Tenggara Membangun di bawah kepemimpinan Jainul Fauzi, S.Pd.I bersama Muh. Alfayad Luhulima, SH, selaku Kepala SPPG Dorotangga.


Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga pada pembangunan generasi masa depan yang sehat, kuat, dan berdaya saing.


Program Strategis untuk Masa Depan Anak Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis yang menyasar berbagai kalangan, mulai dari anak usia dini di tingkat taman kanak-kanak, siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, serta masyarakat yang dilayani melalui Posyandu di wilayah Kelurahan Dorotangga


Melalui program ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan tambahan, tetapi juga asupan nutrisi yang telah diperhitungkan secara cermat berdasarkan standar kebutuhan gizi.


Hal ini sangat penting untuk mendukung kesehatan, meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah, serta membantu proses tumbuh kembang anak secara optimal.


Distribusi Makanan Bergizi di Sekolah dan Posyandu Penyaluran makanan bergizi dilakukan secara langsung di berbagai lembaga pendidikan mulai dari TK, SD, hingga SMP, serta di Posyandu yang berada di wilayah Dorotangga.


Setiap paket makanan disusun berdasarkan standar gizi yang telah diperhitungkan dengan memperhatikan kebutuhan penerima manfaat. 


Menu yang diberikan juga disesuaikan dengan kategori usia dan kebutuhan nutrisi anak.


Untuk siswa TK serta siswa SD kelas 1, 2, dan 3 disediakan paket makanan dengan nilai Rp8.000, yang terdiri dari:


Bubur kacang hijau – Rp2.500

Gabin fla – Rp2.500

Telur ayam – Rp2.000

Buah salak – Rp1.000


Total: Rp8.000


Sementara itu, bagi siswa SD kelas 4, 5, dan 6 hingga SMP kelas 7, 8, dan 9 serta penerima manfaat di Posyandu disediakan paket makanan dengan nilai Rp10.000, terdiri dari:


Bubur kacang hijau – Rp2.500

Gabin fla – Rp2.500

Telur ayam – Rp2.000

Buah salak – Rp1.000

Bolu kukus – Rp2.000


Total: Rp10.000


Menu yang sederhana namun bergizi tersebut dirancang agar mudah diterima oleh anak-anak sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka.


Menu Sesuai Standar Gizi dan SOP

Ketua Yayasan Nusa Tenggara Membangun, Zainul Fauzi, S.Pd.I, menegaskan bahwa setiap menu yang dibagikan telah melalui perhitungan gizi yang matang serta mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) program pemenuhan gizi masyarakat.


Menurutnya, paket makanan tersebut memiliki dua kategori porsi, yakni porsi besar dan porsi kecil dengan kandungan gizi yang telah dihitung secara rinci.


Kandungan gizi porsi besar:


Nilai gizi: 82,8

Protein: 13 gram

Serat: 6,3 gram

Lemak: 25,6 gram

Energi: 597,6 kkal


Total PM: 644


Kandungan gizi porsi kecil:


Nilai gizi: 56,2

Protein: 11,4 gram

Serat: 5,9 gram

Lemak: 25,3 gram

Energi: 482,2 kkal


Total PM: 806


“Kami memastikan setiap menu yang dibagikan telah sesuai dengan SOP dan ketentuan program, sehingga anak-anak benar-benar mendapatkan manfaat gizi yang baik,” ujar Fauzi.


Investasi Gizi untuk Masa Depan

Kehadiran program MBG di Kelurahan Dorotangga mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua siswa hingga masyarakat setempat. 


Program ini dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat sejak dini.


Lebih dari sekadar kegiatan sosial, program ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.


 Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Melalui semangat kepedulian sosial dan kolaborasi bersama masyarakat, Yayasan Nusa Tenggara Membangun berharap program MBG dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Dompu.


Program ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap gizi anak bukan sekadar tanggung jawab sosial, tetapi juga langkah strategis untuk membangun masa depan daerah dan bangsa yang lebih baik. (RV.01)