![]() |
| Satu tahun telah terlewati, fondasi sudah diletakkan, menuju Dompu yang benar-benar Maju Bergerak Pasti Wujudkan |
Revolution Dompu. - Setahun sudah kepemimpinan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE bersama Wakil Bupati Syirajuddin, SH sejak dilantik pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Perlahan namun pasti, janji politik mulai ditunaikan dalam bingkai visi besar “Dompu Maju”.
Dalam keterangannya di Pendopo Bupati, Kamis (19/2) malam, Bambang menegaskan bahwa arah pembangunan lima tahun ke depan (2025–2030) telah berjalan sesuai RPJMD 2025–2029. Berbagai terobosan telah dilakukan, sementara sejumlah program strategis lainnya sedang berproses.
“Nanti akan kita uraikan secara lengkap pada peringatan Hari Jadi Dompu April 2026, agar masyarakat tahu apa saja yang sudah dan sedang kita upayakan,” jelasnya.
Hadapi Tekanan Fiskal, Tetap Tuntaskan Proyek Strategis
Di awal kepemimpinan, Pemkab Dompu dihadapkan pada pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp27 miliar, yang berdampak pada batalnya pembangunan tiga ruas jalan tahun 2025.
Namun di tengah keterbatasan, Bambang–Syirajuddin tetap mampu merealisasikan 10 proyek strategis daerah senilai Rp35,3 miliar.
Di antaranya:
Lanjutan proyek RTH dan Pembangunan Kantor Camat Woja,, camat Manggelewa
Pembangunan Jembatan Jala–Nangasia Hu’u Pengentasan kawasan kumuh Desa Soro, Kecamatan Kempo
Memasuki 2026, tekanan fiskal semakin terasa.
Pengurangan dana transfer pusat mencapai Rp199 miliar dibanding tahun sebelumnya.
Dengan ketergantungan 89 persen pada dana transfer pusat, kondisi ini sangat berdampak pada struktur APBD.
Dari total belanja daerah 2026 sebesar Rp1,17 triliun, belanja pegawai mencapai Rp717,6 miliar atau 61,08 persen APBD. Ruang belanja modal pun terbatas, hanya sekitar Rp18,3 miliar.
Meski demikian, pasangan ini memilih tidak menurunkan TPP ASN dan tidak merombak struktur OPD. Stabilitas birokrasi dijaga agar inovasi tetap tumbuh di tengah keterbatasan.
Jemput Program Nasional ke Dompu, strategi jemput bola menjadi solusi.
Program unggulan nasional berhasil dibawa ke Dompu, di antaranya:
Kampung Nelayan Merah Putih Desa Jala, Kecamatan Hu’u (Rp21 miliar)
Rencana pembangunan Pelabuhan Kilo (Rp85 miliar) tahun 2026
Program ketahanan pangan melalui perbaikan irigasi dan optimalisasi lahan oleh BWS NT 1
Tak hanya itu, Bambang juga menemui Menteri Perdagangan untuk renovasi Pasar Ginte dan Manggelewa, serta Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan guna pembangunan UPT penguatan sektor peternakan.
“Renovasi Pasar Ginte dan Manggelewa sudah mendapat tanggapan positif. Kita tinggal ajukan desain dan RAB,” ungkapnya.
Kompak dan Solid Hadapi Tantangan Dalam pelantikan 15 pejabat eselon II Januari 2026, Bambang mengingatkan pentingnya kekompakan.
“Ibarat perahu sudah berlayar di lautan, apapun kondisinya harus dihadapi untuk sampai tujuan.
Kuncinya kompak dan solid.” Program Pro Rakyat Terus Berjalan
Dengan visi “Mewujudkan Kabupaten Dompu yang Maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan dan Berbudaya”, sejumlah program unggulan terus dijalankan:
Reformasi birokrasi
Subsidi bibit jagung Rp15 miliar per tahun Advokasi harga jagung dan asuransi usaha tani asuransi suransi nelayan Pakaian sekolah gratis BPJS Kesehatan grati , Kenaikan TPP ASN.
Penambahan ADD, dana kelurahan dan insentif desa Beasiswa kedokteran bagi yatim piatu penghafal Al-Qur’a Program Magrib Mengaji
Keterbukaan informasi publik Layanan administrasi kependudukan gratis dan mudah
Di tengah badai fiskal, kepemimpinan Bambang, Syirajuddin memilih bergerak dengan strategi, menjaga stabilitas, dan menjemput peluang.( RV.01)
.
