![]() |
| Peringatan Isra Mi’raj 1447 H/2026 M, di Masjid Babusalam Dorotangga, Bupati Dompu Ajak Perkuat Ukhuwah dan Bangun Dompu Religius |
Revolution Dompu. – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Babusalam berlangsung khidmat, penuh makna, dan sarat pesan spiritual.
Kegiatan ini digelar di Masjid Babusalam, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Rabu malam (14/01/2026) usai Salat Isya.
![]() |
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kelurahan Dorotangga, Haerul Ansya, SE, Ketua BKM Masjid Babusalam Drs. Abd. Najib, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah masjid. Kehadiran Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, menjadi perhatian khusus dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Dompu menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi momentum refleksi untuk membangun karakter umat yang beriman dan berakhlak mulia.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, mari kita perkuat persaudaraan, saling menghargai, dan saling menguatkan. Kita bangun Dompu yang religius, Dompu yang gemar mengaji, Dompu yang berakhlak mulia.
Dengan kebersamaan, insyaallah Dompu akan semakin maju,” ujar Bupati Dompu dengan penuh semangat.
Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz H. Islamuddin, S.Pd.I, yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang mendalam, menyentuh hati, namun tetap diselingi humor yang menyejukkan suasana.
Dalam ceramahnya, ustadz mengisahkan perjalanan agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh penghayatan. Ia menekankan besarnya perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan agama Allah SWT, yang sarat dengan pengorbanan, kesabaran, dan keteguhan iman.
“Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi pelajaran iman.
![]() |
Peristiwa ini mengajarkan kita untuk selalu dekat dengan Allah SWT, menjaga salat, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya dengan suara bergetar, membuat jamaah larut dalam suasana haru.
Ustadz juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dan keluarga dari pengaruh kesibukan duniawi yang dapat melalaikan kewajiban salat.
“Mari kita jaga diri kita dan anak-anak kita dari api neraka jahanam. Jangan sampai kesibukan dunia membuat kita lalai dari salat,” pesannya dengan penuh ketulusan.
Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan mampu memperkuat keimanan masyarakat, meningkatkan kesadaran beribadah, serta menjadi momentum kebangkitan spiritual dalam mewujudkan iman dan takwa kepada Allah SWT. RV.01)



