Jumlah Guru di Dompu Berlebih, Dikpora Siap Lakukan Pemetaan Kebutuhan -->

Header Menu

Jumlah Guru di Dompu Berlebih, Dikpora Siap Lakukan Pemetaan Kebutuhan

Selasa, 27 Januari 2026

Jumlah Guru di Dompu Berlebih, Dikpora Siap Lakukan Pemetaan Kebutuhan 



Revolution Dompu. – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyampaikan bahwa secara kuantitas, jumlah tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Dompu saat ini telah melebihi kebutuhan.



Kondisi tersebut terjadi terutama setelah diberlakukannya skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.


Kepala Dikpora Kabupaten Dompu, Rifaid, mengungkapkan bahwa penambahan guru melalui skema PPPK paruh waktu berdampak langsung pada terjadinya penumpukan tenaga pendidik di sejumlah satuan pendidikan.


“Kalau dilihat dari sisi jumlah, kebutuhan guru di Kabupaten Dompu sebenarnya sudah berlebih, terutama setelah adanya PPPK paruh waktu,” ujar Rifaid, Selasa, 27 / 01 /2026.

Meski demikian, Rifaid menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu proses penempatan resmi para guru PPPK paruh waktu tersebut.


Untuk sementara, para guru masih berada di sekolah induk masing-masing sambil menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah.


Ia menjelaskan, setelah seluruh Surat Keputusan (SK) PPPK paruh waktu diterima secara lengkap, Dikpora Kabupaten Dompu akan segera melakukan pemetaan kebutuhan guru secara menyeluruh di setiap satuan pendidikan.


“Setelah semua SK diterima, kami akan lakukan pemetaan. Dari situ akan terlihat secara jelas sekolah mana yang kelebihan guru dan sekolah mana yang masih kekurangan,” jelasnya.


Hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Dikpora Kabupaten Dompu dalam menata ulang distribusi guru. Dengan langkah ini, diharapkan pemerataan tenaga pendidik di seluruh wilayah Kabupaten Dompu dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. (RV.Ya/Advertorial)