![]() |
| Dikpora Dompu Tancap Gas Awal 2026: PPPK Paruh Waktu Tuntas, Porprov Dimatangkan, SPMB Bebas Pungli |
Revolution Dompu. – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu langsung tancap gas mengawali tahun anggaran 2026. Seiring telah disahkannya APBD 2026, Dikpora menetapkan tiga agenda strategis yang menjadi prioritas utama.
Sekretaris Dikpora Dompu, Ismail, S.Sos, menegaskan bahwa fokus pertama adalah penuntasan status 5.545 tenaga honorer menjadi PPPK Paruh Waktu, dengan Surat Keputusan (SK) berlaku efektif mulai 1 Januari 2026.
“Saat ini proses persetujuan teknis masih berjalan di BKN. Namun kami pastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai regulasi, transparan, dan ketat, untuk mencegah adanya honorer tidak sah,” tegas Ismail.
Di sektor olahraga, Dikpora Dompu bersama KONI memastikan kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar guna mendukung pembinaan dan pemberangkatan atlet.
“Seleksi atlet dilakukan berbasis prestasi dan kesiapan. Target kami bukan sekadar ikut, tetapi tampil kompetitif dan mengharumkan nama Dompu,” ujarnya.
Sementara di bidang pendidikan, Dikpora menegaskan komitmen penuh terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang bersih dan bebas pungli. Seluruh satuan pendidikan diingatkan untuk mematuhi aturan dan tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun.
“Kami akan memperketat pengawasan. Jika ditemukan praktik pungli, masyarakat diminta segera melapor,” kata Ismail.
Ketiga program prioritas tersebut didukung penuh oleh kebijakan anggaran daerah yang telah disepakati bersama DPRD.
Meski tantangan tidak ringan, Dikpora Dompu optimistis seluruh agenda strategis 2026 dapat berjalan optimal melalui sinergi pemerintah, pemangku kepentingan, dan dukungan masyarakat.(RV.YS/Advertorial)
