![]() |
| Kepala SLBN 1 Dompu Tegas Bantah Isu Mediasi Bermuatan Uang: “Tidak Ada Uang Damai, Ini Fitnah!” saat ditemui taman Kota |
Revolution Dompu. - Menanggapi pemberitaan sebelumnya yang menuding adanya dugaan mediasi bermuatan uang dan menyebut Kepala SLBN 1 Dompu ( Ketua Yayasan AR- Rizky Mantika) sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SLB Kabupaten Dompu, Muhammad Yamin, S.Pd, sebagai aktor di balik skenario “damai”, pihak yang bersangkutan membantah keras tudingan tersebut.
Dalam pernyataannya, Muhammad Yamin, S.Pd dengan tegas menepis seluruh isi pemberitaan yang beredar, saat ditemui di taman kota Dompu Senin 03/11/2025. malam.
Ia menegaskan bahwa tidak ada sedikit pun unsur uang, imbalan, ataupun permintaan dalam proses mediasi yang dilakukan.
![]() |
Saya tegaskan, tudingan bahwa ada ‘uang damai’ dalam proses mediasi itu tidak benar dan menyesatkan. Saya hanya menjalankan peran sebagai Ketua MKKS untuk mendamaikan sesama kepala sekolah agar persoalan internal tidak melebar dan merusak nama baik dunia pendidikan,” ujarnya dengan nada tegas.
Ia menjelaskan, langkah mediasi yang dilakukan sepenuhnya berdasarkan niat tulus untuk menjaga keharmonisan antar lembaga pendidikan, tanpa adanya motif pribadi atau kepentingan lain.
Kami hanya ingin agar para kepala SLB di Kabupaten Dompu bisa bekerja dengan tenang, tanpa konflik. Tidak ada transaksi, tidak ada kepentingan pribadi. Semua murni demi kebaikan bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muhammad Yamin menyayangkan sikap pihak-pihak yang menyebarkan isu tanpa konfirmasi terlebih dahulu, karena hal tersebut dapat mencoreng nama baik lembaga dan dunia pendidikan.
“Kami sangat menyayangkan berita yang dimuat tanpa dasar dan konfirmasi yang jelas. Kami menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar dan sangat merugikan,” tegasnya lagi.
Pihaknya juga berharap agar media dan masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi, serta mengedepankan prinsip klarifikasi dan keseimbangan berita.
“Kami siap memberikan penjelasan kapan pun dibutuhkan, karena kebenaran harus ditegakkan. Tidak ada yang perlu disembunyikan,” pungkasnya. (RV. 01)

