![]() |
| Ajang Musik Terbesar di Dompu Sukses Digelar di UMA TUA Cafe, giat Lomba Akustik & Vokal Solo Ramaikan HUT RI ke-80 |
Revolution Dompu.. – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, UMA TUA Cafe berubah menjadi panggung megah yang mempertemukan talenta terbaik dari Dompu, Bima, hingga Kota Bima. Selama tiga hari berturut-turut, gelaran Lomba Akustik dan Vokal Solo menjadi magnet bagi pecinta musik dan generasi muda kreatif di NTB.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Dompu, Bapak Syirajuddin, SH, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pembinaan seni untuk membentuk karakter dan masa depan generasi muda.
Ajang seperti ini bukan hanya hiburan, tapi ruang tumbuh bagi talenta lokal. Kita harus jaga dan kembangkan bersama,” tegasnya, Jumat (23/08/2025).
Dengan tema nasional "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", event ini tidak hanya sekadar lomba, tapi juga platform pencarian bakat yang menjadi batu loncatan menuju panggung profesional.
Lebih dari 50 peserta dari berbagai latar belakang,pelajar, mahasiswa, hingga musisi lokal, turun berlaga dalam dua kategori utama: Lomba Band Antar-Angkatan
Penampilan mereka membawakan lagu-lagu daerah dan lagu perjuangan, memadukan semangat nasionalisme dengan kekayaan budaya lokal.
![]() |
Ketua Panitia, Muhammad Irfan Armando, mengungkapkan bahwa lomba ini disusun dengan misi jangka panjang.
Kami ingin menjaring dan membina musisi muda berbakat. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi langkah awal membangun ekosistem musik Dompu yang berdaya saing tinggi,” ujarnya saat malam penutupan.
Antusiasme penonton yang memadati UMA TUA Cafe dari hari pertama hingga malam penutupan membuktikan bahwa seni musik adalah bahasa pemersatu. Ajang ini sukses mempererat silaturahmi antar-komunitas dan membuka peluang kolaborasi lintas wilayah.
Panitia berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan berskala regional, bahkan nasional. Dengan dukungan pemerintah dan stakeholder lokal, lomba ini berpotensi menjadi "inkubator musisi profesional Dompu" di masa depan.
Ketua Panitia yang saat ini sebagai Ketua Cabang PAPRI Kabupaten Dimpu, ia mencatat ajang ini sebagai highlight perayaan kemerdekaan tahun ini. Tak sekadar hiburan, tapi gerakan seni dan budaya yang memperkuat identitas daerah dan membawa pesan: Dompu siap bersaing di panggung nasional, menuju Dompu Maju (RV.01)

