Di Duga Ada Kecurangan, Peserta Lulus SPPI Asal Kab. Dompu NTB Tiba- Tiba Di batalkan Kini Meminta Keadilan -->

Header Menu

Di Duga Ada Kecurangan, Peserta Lulus SPPI Asal Kab. Dompu NTB Tiba- Tiba Di batalkan Kini Meminta Keadilan

Senin, 14 April 2025

 Duga Ada Kecurangan, Peserta Lulus SPPI Asal Kab. Dompu NTB Tiba- Tiba Di batalkan Kini Meminta Keadilan



Revolution Dompu. - Kementerian Pertahanan RI (Kemenhan), membuka kesempatan lowongan kerja untuk lulusan D4 hingga S2 melalui Seleksi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang digelar tahun ini.


Program ini bertujuan untuk melahirkan calon pemimpin masa depan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi untuk membawa perubahan nyata dalam mendukung tercapainya visi Indonesia Emas.


Program seleksi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dicetuskan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuati kritik.


Pasalnya program tersebut diduga marak terjadi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Burhanudin Orang tua Taufikurrahman 


Salah satu peserta seleksi atas nama Taufikurrahman asal Lingkungan Salama Kelurahan Bada Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu Nusa tenggara barat.


Taufikurrahman saat diwawancarai  transrevolusi.com, di salah satu lapak gedung pemuda Dompu, mengungkapkan rasa  kekecewaannya setelah mengikuti seleksi SPPI TA 2025 ini, dan dirinya telah dinyatakan lulus seleksi oleh SPPI Indonesia pada tanggal 29 hingga diundur  pengumumannya tanggal 09 april 2025.


Mengacu pada jadwal umum SPPI, maka setelah pengumuman kelulusan seleksi selanjutnya, rabu tanggal 09 april 2025, hingga namanya dan nomor tesnya hilang, paparnya.

Taufikurrahman sedang mengikuti sileksi


Kegembiraan kami mendadak berubah menjadi kekecewaan mendalam oleh keluarga, orang tua kami, papar nya.


Dirinya yang nyatakan lulus dan tertera dalam hasil kelulusan kini dibatalkan dan

tiba-tiba menghilang dari daftar resmi yang dirilis di laman penyelenggara, hingga tersingkir, ucapnya dengan nada kesal.


Tak ada pemberitahuan maupun klarifikasi, hal ini mengundang spekulasi dan memantik kecurigaan, apa sebenarnya yang terjadi?, Ulasnya.


Keluarga dan orang tuanya Burhanudin, yang tadi telah mendapatkan Kegembiraan terkait informasi kelulusannya,  mendadak berubah menjadi kekecewaan sangat mendalam, pihak orang tua dan keluarga akan mengambil langkah dan upaya mengembalikan nama dan nomor tes hasil kelulusan nya anaknya, siap melaporkan pihak panitia pelaksana, dan akan menuntut haknya, kesalnya.


Nama yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi akhir, tiba-tiba menghilang dari daftar resmi yang dirilis di laman penyelenggara.


Tak ada pemberitahuan maupun klarifikasi, hal ini mengundang spekulasi dan memantik kecurigaan, apa sebenarnya yang terjadi?, Papar nya.


Peserta yang mengaku telah menerima kabar kelulusan SPPI, melalui email pribadi atau akunnya, bahkan mulai mengurus berkas administratif dan persiapan pemberangkatan.


Namun saat pengumuman resmi dirilis, namanya tak lagi ditemukan di daftar lulus SPPI .


Taufikurrahman sangat terkejut, semua tahapan sudah saya ikuti, seperti tes yang di lakukan antara lain: 

. Psikologi 

. Kesehatan 

. Mental ideologi 


bahkan sudah ada bukti kelulusannya, sesuai nama dan Nomor peserta yang tertera dalam hasil pemberitahuan, ungkapnya.


Dia pun membagikan tangkapan layar sebagai bukti kelulusan yang sebelumnya diterima sebagai bentuk tuntutan agar penyelenggara bertanggung jawab.


Tangkapan layar nama peserta lulus SPPI (SPP-Indonesia.com)

Kondisi ini akhirnya menimbulkan berbagai spekulasi liar.

Syamsudin,SE. Tokoh Masyarakat 


Salah satu warga Kabupaten Dompu yakni Syamsudin, SE. (Some). Menegaskan terkait persoalan Seleksi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang digelar, seperti nya ada dugaan permainan panitia panitia yang sengaja membuat persoalan ini gaduh, paparnya.


Syamsudin pun geram atas tindakan oknum jika benar ada permainan, Bahwa saudara kami Taufikurrahman yang nyatakan lulus dan tertera dalam hasil kelulusan kini dibatalkan dan atau dihilangkan dari daftar resmi yang dirilis di laman penyelenggara yang menjadi tanda tanya buat kami, kesalnya.


Kembalikan nama yang telah diumumkan sesuai Tangkapan layar nama peserta lulus SPPI, yakni Taufikurrahman, jika tidak kami akan laporkan dan layangkan surat atass persoalan ini ke menteri dan presiden, apalagi ini program presiden republik Indonesia, pungkasnya. (RV.01)