Kadistanbun Dompu dan Dandim 1614/Dompu Dalam Upaya Swasembada Pangan Serta Optimalisasi Lahan Tidur -->

Header Menu

Kadistanbun Dompu dan Dandim 1614/Dompu Dalam Upaya Swasembada Pangan Serta Optimalisasi Lahan Tidur

Rabu, 27 Maret 2024

Dandim 1614/Dompu, Letkol Kav. Riyan Oktiya Virajati didampingi Kasdim Kapten Inf. Wayan Sulendra dan Kadistanbun Muhammad Syahroni serta sejumlah pejabag terkait melakukan peninjauan lokasi pembuatan pompa hidran dan sumur bor kerja sama TNI dengan Kementerian Pertanian dalam upaya swasembada pangan dan optimalisasi lahan tidur di Kabupaten Dompu.



Revolution Dompu. - Menindaklanjuti nota kesepakatan antara Panglima TNI dengan Menteri Pertanian RI dalam program Swasembada Pangan dan Optimalisasi Lahan Tidur, maka Kodim 1614/Dompu dengan Dinas Pertanian Kabupaten Dompu terus melakukan langkah-langkah konkret dalam upaya mendukung kerjasama.


Salah satu upaya dimaksud yakni mengidentifikasi lokasi-lokasi yang akan disasar sebagai tempat pembuatan pompanisasi maupun pipanisasi agar optimalisasi lahan pertanian benar-benar terealisasi dengan baik, kamis 21/3/2024. 



Telah dilakukan peninjauan lokasi-lokasi yang telah diidentifikasi dimaksud, Adapun lokasi-lokasi tersebut yakni di Desa Mangge Na'e Kecamatan Dompu, Desa Ranggo Kecamatan Pajo, Desa Bara Kecamatan Woja, Desa Lanci Jaya dan Suka Damai Kecamatan Manggelewa, serta Desa Dorokobo dan Konte Kecamatan Kempo.


Peninjauan dilakukan langsung oleh Dandim 1614/ Dompu Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati S.T., M.M didampingi Kasdim 1614/ Dompu Kapten Inf I Wayan Sulendra S.H.,M.H dan Pasiter Kapten Inf M.Yamin, Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu Muhammad Syahroni S.P.,M.M, BWS, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.


Diawali peninjauan lahan pertanian di So La Mango di Desa Mangge Na'e dengan luas lahan 12,5 Ha (lahan tadah hujan). Selanjutnya di So Mada Sau dan So Lara di Desa Ranggo Kecamatan Pajo dengan luas lahan 32 Ha dan 35 Ha (lahan tadah hujan). Masyarakat Desa Ranggo meminta pompanisasi berbahan bakar solar. Usai di Ranggo, rombongan beralih menuja So Doro Boti di Desa Bara Kecamatan Woja dengan luas lahan 25 Ha (lahan tadah hujan). Bantuan yang diperlukan di Desa Bara adalah pompanisasi dan irigasi.


Selanjutnya rombongan meluncur ke Desa Lanci Jaya. Lokasi yang ditinjau yakni di So Argo 1 Desa Lanci Jaya Kec Manggelewa dengan luas lahan 25 Ha. Setelah itu bergeser ke So Sinar Jaya Desa Suka Damai Kecamatan Manggelewa dengan luas lahan tadah hujan 13 Ha.


Usai di Manggelewa, rombongan menuju So Mada Oi U'a di Desa Dorokobo Kecamatan Kempo. Adapun luas lahan yang diidentifikasi 32,56 Ha (lahan tadah hujan). Selanjutnya mengecek lokasi sumur bor karena masyarakat setempat membutuhkan pompanisasi untuk keperluan mengaliri lahan pertanian di musim kemarau.


Sehingga dilanjutkan lagi di Desa Dorokobo, terus meluncur menuju So Tolo Nggaro Desa Konte Kecamatan Kempo. Aadapun luas lahan 8 Ha (lahan tadah hujan). Ketua Gapoktan beserta masyarakat mengharapkan pompanisasi dan irigasi untuk mengaliri lahan pertanian pada saat musim kemarau. 


Untuk diketahui, kegiatan peninjauan lahan pertanian oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu bekerja sama dengan Kodim 1614/Dompu guna membantu masyarakat yang kesulitan air untuk lahan tadah hujan. Sehingga lahan pertanian yang semula hanya dapat digunakan penanaman pada musim hujan itu dapat ditanami juga pada saat musim kemarau nantinya. (RV.Tim).