| Saat kegiatan di halaman SDN 14 Dompu |Foto Yos| |
Revolution, Dompu - Yayasan SMP IT Loa Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu menggelar uji publik hafalan Al-Qur'an (Juz 30). Yayasan yang berdiri pada 2015 dan disyahkan pada 17 Juli 2017 melaksanakan kegiatan keagamaan itu di halaman SDN 14 Dompu, Minggu (14/11/2021).
Uji publik hafalan merupakan kali pertama dilakukan oleh yayasan tersebut. Antusias peserta serta masyarakat khusunya wali murid ikut memeriahkan.
Ketua yayasan, Jamaah M.Pd menjelaskan bahwa tujuan menyelenggaran kegiatan untuk meningkatkan minat siswa/siswi mencintai Al-Qur'an, menjadikannya inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam kitab Allah SWT dapat direalisasikan dengan baik oleh anak bangsa dalam bentuk nyata.
“Kegiatan ini baru pertama kita laksanakan dan langsung diikuti oleh 56 siswa/siswi SMP IT. Keikutsertaan siswa/siswi sangat positif. Hal dilakukan dalam upaya meningkatkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an ,” tutur Jamaah, M.Pd.
lanjutnya, kegiatan uji publik hafalan akan diupayakan menjadi kegiatan rutin, ini dimaksudkan menanamkan sejak dini rasa cinta terhadap Al-Qur’an.
Kepala Dinas Dikpora, Kabupaten Dompu, UPTD Dompu, Pemerintah Kelurahan Dorotangga, tokoh masyarakat, orang tua wali murid, dan dewan guru pembimbing ikut hadir serta menyaksikan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an.
Sementara itu Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu Drs. H. Rifaid. M.Pd, saat membuka acara menyampaikan, "sesungguhnya menghafal Al-Qur’an bukan sesuatu yang sulit jika kita bisa saling bekerjasama guna mewujudkannya. Siswa SMP IT Loa dalam kegiatan ini memberi pesan yang mendalam,"katanya.
Lebih jauh dia mengatakan, Persaudaraan hari ini mengajarkan pada semua peserta dan undangan yang hadir, bahwa dalam uji coba Al-Qur’an sangatlah menegangkan. Sering berlatih membaca dan mengerti pasti akan memahami.
Pertama kalinya kegiatan uji publik Al-Qur’an dilaksanakan. Ke depannya, semua pihak bisa saling bersinergi untuk melahirkan generasi Qurani. Kegiatan uji publik hafalan Juz 1 dan juz 30 mendapat perhatian yang tinggi dari masyarakat di kabupaten Dompu. Hal tersebut tercermin dari banyak tokoh agama, tokoh masyarakat, wali murid dan undangan yang menyaksikan kegiatan itu. Sekolah SMP IT Loa Dompu menjadi panutan dan contoh bagi sekolah-sekolah lain.
Kepala Dikpora juga mengajak hadirin untuk mengoreksi diri masing-masing dari perbuatan baik maupun buruk yang telah dilakukan. "Mari kita introspeksi diri," ajaknya.
Pemerintah kelurahan Dorotangga melalui Sekretaris, Haerul Ansyah, mengatakan sangat mendukung. "Semoga dengan adanya pendidikan yang berbasis pada pengajaran agama terutama Al-Qur'an dan da'i atau penceramah semoga melahirkan jebolan qori dan qoriah serta hafiz dan hafizah yg akan membanggakan kelurahan Dorotangga kabupaten Dompu.
Serta harapan kami kedepannya agar SMP IT Loa Dompu menjadi pemersatu umat beragama dikabupaten sehingga mencerdaskan anak anak Dompu. Anak-anak akan taat, hormat pada kedua orang tua," ungkap Haerul Ansyah. (yos)